Pendidikan Finlandia Ranking 1 Dunia, Ternyata Rahasia Satu di Antaranya Anti-Fully Day School

Bagikan ke:

LenteraEdukasi.com — Sebuah video pendek berisi fakta-fakta mengejutkan tentang rahasia Finlandia yang sukses raih ranking satu bidang pendidikan. Rahasianya sepele, Kamis (15/6/2017).

Video pendek ini mengungkap hal-hal yang tak terduga apalagi Indonesia rencananya akan menerapkan ‘fully day school’.

Dalam video semi film dokumenter ini terungkap kalau rahasia pendidikan di Finlandia satu di antaranya justru anti-fully day school.

Ini berawal dari viralnya sebuah video pendek yang mengungkap perjalanan seorang pria asal Amerika Serikat yang penasaran oleh pendidikan di Finlandia yang mendadak jadi nomor satu di dunia kalahkan Amerika.

Pria tersebut adalah Michael Francis Moore.

Pria yang lahir 23 April 1954 ini) adalah seorang penulis buku dan sutradara film AS.

Kali ini Michael membuat sebuah film yang menjawab kenapa pendidikan di Finlandia lebih baik dari Amerika bahkan melesat jadi ranking 1 dunia.

Michael menemui pejabat pengambil kebijakan pendidikan di Finlandia, kumpulkan para guru serta wawancarai para murid.

Ternyata di luar bayangan.

Fakta-fakta mengejutkan terungkap pada video pendek tersebut berdasarkan wawancara Michael Moore dengan berbagai pihak.

Finlandia tidak jadikan para murid sebagai orang tiap saat berkutat dengan soal-soal mata pelajaran.

Justru sebaliknya, para guru menekankan pada siswa untuk lebih banyak memiliki waktu luang untuk bermain, bersosialisasi dengan teman-temannya, membaca buku serta menekuni semua minat serta bakatnya.

Anak usia dini misalnya setiap minggu hanya mendapatkan jatah belajar di sekalah selama 20 jam.

Para siswa banyak bermain di halaman, memanjat pohon kemudian saat menemukan serangga, pengalaman tersebut jadi topik pembahasan dan diskusi dengan menyenangkan.

Sementara para guru juga tak banyak memberikan pekerjaan rumah (PR) para murid menenga atas misalnya hanya mengerjakan PR di rumah antara 10 sampai 20 menit saja.

Sisanya mereka bermain, kumpul dengan teman dan beraktivitas menyenangkan lainnya.

Seorang guru matematika saat di tanya oleh Michael bahkan mengatakan kalau para siswa harus bahagia, tujuannya agar para siswa dengan mudah menerima pelajaran.

Guru lainnya mengungkapkan para siswa diminta untuk melakukan aktivitas yang disukai, menyanyi, olah raga, seni agar otak berkembang dengan baik.

Soal-soal ujian bahkan tak ada pilihan ganda dan semua siswa sebagian besar begitu mudah mengerjakan soal-soal yang diberikan.

Di Finlandia tak ada ujian nasional dan tak ada sekolah favorit.

Semua sekolah memiliki kualitas yang sama sehingga tak ada sekolah swasta di sana, semua sekolah dikelola oleh pemerintah.

Saat pindah rumah tak ada yang bertanya mana sekolah unggulan atau favorit, sekolah di dekat rumah itulah sekolah unggulan.

Di sekolah para siswa bahkan lebih banyak waktu untuk melakukan hal yang disukai, ada menjahit, bengkel karya seperti membuat gitar listri, membuat robot serta berbagai hal lainnya.

Pendidikan di Finlandia menerapkan sedikit waktu untuk pertemuan di dalam kelas yang berkutat dengan soal-soal atau materi yang memusingkan.

Mereka menerapkan jumlah jam pelajaran yang sedikit serta aktivitas yang menyenangkan agar murid bahagia dan dengan mudah menyerap pelajaran.

Simak video selengkapnya di sini:

Bagikan ke:

Komentar

komentar

Related posts

Leave a Comment