Menuntut Ilmu di Rumah Belajar Teko

JAKARTA, LenteraEdukasi.com — Bangunan semi permanen berdinding triplek dan beratap seng berjejalan di perkampungan Jl. Sunan Giri, Rawamangun, Jakata Timur. Gerobak dan sampah botol plastik berceceran saat memasuki kampung tersebut. Di tengah perkampungan itu terdapat mushola yang dinamai Mushola At-Taubah. Mushola berukuran 5×5 meter, bercat biru kusam dan berdinding kayu. Mushola ini tidak hanya untuk sholat dan mengaji, melainkan juga menjadi tempat belajar anak-anak sekitar perkampungan itu. Rumah belajar Teko yang berdiri di mushola tersebut berdiri sejak 2011.

Read More

Guru: “Orangtua” Kedua Bagi Anak

JAKARTA, LenteraEdukasi.com — Sedikit terlambat, namun semoga masih menarik untuk dibaca. Masih seputar hasil debat final Pilkada DKI Jakarta pada hari Senin, 27 Maret 2017 yang lalu. Kembali menyoroti bidang pendidikan yang sempat menjadi perdebatan yang (cukup) panjang bagi kedua pasangan calon gubernur. Terjadi perbedaan pendapat mengenai siapa yang seharusnya mengidentifikasi siapa-siapa dari anak didiknya yang layak menerima fasilitas berupa Kartu Jakarta Pintar (KJP) dari Pak Ahok, ataupun Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) dari Pak Anies.

Read More

Mendorong Gerakan Literasi untuk Masa Depan Pendidikan

LenteraEdukasi.com — Pada penerapan kurikulum revisi 2013 yang baru, kita patut mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah kita atas dilaksanakannya gerakan literasi di sekolah. Gerakan literasi sekolah mulai banyak disosialisasikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan—sebagai implementasi Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015—dalam wujud 15 menit membaca setiap pagi sebelum pelajaran dimulai. Gerakan itu merujuk pada keterampilan abad ke-21 bahwa siswa dituntut menguasai literasi numerasi, sains, teknologi informasi, finansial, budaya, dan kewarganegaraan. Literasi secara mendasar dipahami sebagai melek, menguasai, memahami dengan baik. Dalam konteks gerakan literasi sekolah, literasi dimaknai sebagai kemampuan mengakses, memahami, dan…

Read More

Sambut Kepala Daerah Bervisi Pendidikan Kerakyatan

BANJARMASIN, LenteraEdukasi.com — Ada 153 pasangan calon di 101 dae­rah yang mengikuti kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 15 Februari 2017, termasuk di dua kabupaten di Kalsel yakni HSU dan Batola. Seluruh masyarakat yang memiliki hak memilih di 101 daerah, kemudian diminta untuk berduyun-duyun mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) dalam rangka memberikan suara politik kepada pasangan calon yang dianggap mampu memajukan daerahnya.

Read More

Ketahui Cara Peneliti Membaca Aksara dan Bahasa Kuno pada Prasasti

LenteraEdukasi.com — Mereka yang belajar atau mendalami epigrafi dan filologi pastilah tahu bahasa apa yang digunakan. Epigrafi adalah ilmu yang mempelajari prasasti, umumnya lewat media batu atau logam. Filologi adalah ilmu yang mempelajari naskah kuno, umumnya lewat media rontal atau daun tal. Namun boleh dibilang keduanya memiliki kesamaan, yakni berhubungan dengan aksara dan bahasa kuno.

Read More

PMP yang Terlupakan, Setujukah untuk Dikembalikan?

LenteraEdukasi.com — Flashback lagi ke zaman saya SD dulu, zamannya masih pakai baju putih celana merah dan sepatu warrior yang kini tinggal kenangan. Saya yakin, zaman saya SD dulu, pengrajin sepatu warrior pasti sedang di masa keemasannya. Kenapa? Karena semua sekolah di Indonesia mewajibkan untuk memakai sepatu warrior sebagai sepatu sekolah, tidak boleh sepatu lain. Makanya zaman dulu, tidak ada sepatu lambang contreng ke atas, atau lambang balok tangga tiga malang melintang di sekolah.

Read More

Ponsel, Internet, dan Perubahan Perilaku

JAKARTA, LenteraEdukasi.com — Seorang teman bertanya, “Apakah perbedaan orang Papua dengan orang Jakarta?” Yang ditanya bingung menebak arah pertanyaan. “Wah, pertanyaan aneh! Bisa lebih spesifik?” “Itu sudah spesifik,” balas si penanya. Lalu dijawabnya sendiri, “Di Jakarta semakin banyak orang berjalan sambil menunduk lantaran memelototi ponsel. Berkumpul, nongkrong sendiri di kafe atau restoran, menunggu di lobi, menjaga anak, saat makan, bahkan juga menyetir mobil pun orang sibuk dengan ponselnya. Padahal menyetir mobil sambil teleponan dilarang keras karena membahayakan diri sendiri dan orang lain. Ponsel, tablet, Ipad, dan laptop telah menjadi indera…

Read More

Remaja & Media

LenteraEdukasi.com — Fakta bahwa remaja masa kini menghabiskan sebagian besar waktunya dengan media sudah banyak diketahui oleh orangtua. Pada zaman modern ini, remaja memiliki banyak sekali pilihan media, mulai dari televisi, film bioskop, video games, internet, telepon genggam, tablet, maupun majalah. Selain itu, akses kepada media pun jauh lebih mudah saat ini. Tidak sedikit remaja yang memiliki televisi dan DVD player pribadi di kamarnya ataupun tablet pribadi serta akses yang sangat mudah ke internet. Salah satu dampak positifnya adalah remaja dapat dengan mudah menambah pengetahuannya.

Read More

Guru Jangan Membentak Siswa

MALANG, LenteraEdukasi.com — Guru yang keren itu adalah guru yang memahami psikologi anak didik atau siswanya. Itu dikemukan pakar pendidikan anak Seto Mulyadi ketika menjadi pembicara dalam Seminar “Peran Profesionalisme Guru dalam Menjawab Pendidikan Menuju Generasi Emas” di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa (24/5/2016).

Read More

Mengubah Perspektif tentang Disabilitas

JAKARTA, LenteraEdukasi.com — Penegakan Hak Asasi Manusia  (HAM) di Indonesia merupakan salah satu amanat reformasi. Upaya perubahan yang telah dilakukan dalam bidang hukum adalah dengan memasukkan jaminan HAM bagi warga negara dalam konstitusi, yaitu Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 (UUD NRI 1945), termasuk di dalamnya penyandang disabilitas—sebagaimana diatur dalam pasal 25 ayat (1) UUD NRI 1945.Penegasan mengenai lingkup itu sangat penting, karena HAM bagi penyandang disabilitas masih kerap diabaikan, dijadikan sebagai obyek.

Read More